NYOE…ata lon…


Tangga Batu

Posted in tak jelas maunya by suararynal on the January 23, 2009

tangga-batu21Kawan kawan, pemilihan ketua IA UNISBA dimulai sabtu ini, registrasi dimulai pada jam 10 pagi, mohon datang lebih pagi untuk konsolidasi ditangga batu..

Demikian SMS yang kuterima pagi itu, sebuah undangan yang sangat sangat tidak mungkin dapat kupenuhi, mengingat diriku jauh berada dari tempat tujuan yang dimaksud dan hal ini makin diperparah dengan kondisi tabunganku yang baru saja habis terkuras habis habisan yang lantas menjadikan diriku hanya dapat menyampaikan ucapan selamat bertanding kepada mereka yang memperebutkan posisi itu.

Membaca kata tangga batu menjadikan ingatanku melayang saat masa masa diriku masih berambut gondrong, berbadan ceking dan tentu saja tetap masih cengengesan, dan saat itulah waktu aku masih sering menduduki deretan batu kali tak jelas yang sebenarnya merupakan lintasan yang dilalui para penuntut ilmu (halakh bahasanya…) untuk mengejar ketertinggalannya menyerap (walaupun sebenarnya terpaksa sih) lembar demi lembar diktat yang dibawa didalam tas ransel yang koq rata rata bluwek ya??

Sebenarnya ada tempat yang tidak jauh menariknya untuk menikmati pemandangan yang menyegarkan, yakni ” aquarium”, tetapi duduk ditangga batu menurutku jauh terasa lebih eksotis dan syahdu, apalagi jika sudah mengambil tempat tepat disudutnya sambil mengepulkan asap tembakau yang membuat belanda dan konco-konconya rela mengarungi lautan berbulan-bulan hanya untuk mengambil isi yang terkandung didalamnya apalagi kalau bukan one and only “clove” alias cengkeh yang aromanya sangat khas dan menyegarkan itu, sembari menikmati lenggak-lenggok para mahasiswi psikologi, fikom, ekonomi dan tentu saja hukum yang selalu melewati tempat ini saat hendak menuju dekanatnya masing-masing baik untuk urusan akademis ataupun entahlah apa maunya…

Saking termasyhurnya tempat ini , seakan akan ada kerinduan yang memuncak apabila saat mendatangi kampus kemudian tidak menyempatkan diri untuk menggelutinya,walaupun hanya sekedar mengelus elusnya untuk kemudian meninggalkannya dan kemudian menanti giliran dijamah oleh yang lainnya.

Ingatanku pun kemudian menerawang saat saat pada malam hari dimana kita harus memasang tali temali yang sebenarnya kalau disenggol dikit aja langsung putus, yang dimaksudkan untuk memagari area parkir didepannya (supaya mobil mobil yang hendak memakainya sadar kalau hari ini silahkan cari tempat lain ya…) saat hendak melakukan serangkaian aksi demonstrasi besoknya..(koq kayanya saat itu sering banget ya??) sambil didalam hati masing masing berdoa semoga besok ada cewek cantik yang melihat kita bercuap cuap dengan gagah (walaupun seringkali norak hehehe) untuk kemudian dirinyapun terpana dan berfikir betapa keren dan menariknya cowok yang mulai dari rambut, baju, jeans serta sepatu yang dikenakan olehnya amat sangat tidak memenuhi standar kepantasan bagi para perancang adibusana, dan lalu melangkah untuk menyatakan cintanya dengan lidah terjulur serta liur yang meleleh disekujur tubuhnya…halakh

Selain kami para mahasiswa, banyak tokoh ataupun orang yang mengaku tokoh pernah menggulati lapisan demi lapisan batu ini, apalagi saat saat dimana reformasi menjadi most popular word, mereka semua berebutan untuk dapat mengangkanginya dan lantas kemudian dengan berbuih buih dan berbusa busa dari bibir mereka meluncur dengan eloknya kata-kata bahwa ada yang salah dengan negeri ini, dimana ujung ujungnya menyerukan agar segera dilakukan perombakan segera, atau bahkan kalau perlu penghancuran untuk kemudian bersama sama ditata dan disusun ulang.kembali, Kata kata mereka membuatku sangat yakin kalau dalam hati mereka pasti ada kata tambahan yang tak terucap, “ajak ajak gue ya kalau mau menata”..dan terbukti sekarang ketika kemudian merekalah yang justru membuat keadaan jauh lebih ribet dari sekarang, tapi sudahlah, biarlah mereka mengkreasikan apa yang mereka inginkan, anggap aja kaya anak TK yang sedang berebutan dan semangat saat hendak membuat asbak dari tanah liat.

Tapi hal yang paling membuatku sangat rindu pada tempat itu adalah saat dimana diriku selalu menunggu sesosok perawan yang saat melewati undakan demi undakanya dengan langkah yang cepat tapi tak terburu buru, dan anehnya selalu membuatku kehilangan kata kata dan kemudian hanya bisa terpaku tanpa pernah bisa mengeluarkan semua rapalan rapalan yang telah kupersiapkan dari hasil membaca juga masukan masukan tak berguna dari para komrad yang sialannya selalu melecehkannku dengan mentertawaiku habis habisan saat diriku hanya dapat melongo melihat dirinya berlalu melewatiku begitu saja.

Perempuan itu, yang selalu membuatku menjadi orang yang paling kehilangan akal sehat, dan automatically segala kelumpuhan otak pun tiba tiba menyergap, saat dirinya mendekati atau bahkan walaupun hanya sekelebat bayangannya saat melintas jauh didepanku, menjadikan runtuhnya segala kredibilitas diri yang selama ini kubangun dengan susah payah dikampus biru (itu sebutan nama kampusku selain seabrek sebutan lainnya!!)

Masih kuingat saat ia mengenalkan diriku pada ibunya (yang entah kenapa saat itu tiba tiba datang kekampus) tepat ditempat bersejarah itu seusai diriku baru saja selesai berteriak teriak dengan tak jelasnya menuntut perubahan harus segera terjadi, keruan aja  sang ibupun menatapku dengan pandangan aneh dan lantas menatap dirimu seolah olah hendak mengatakan padamu kenapa kau kenalkan aku dengan makhluk yang tak pernah kena air ini??

Dan hal lainnya yang paling kukenang adalah saat dirimu mendatangi tenda tempat kita biasa menerima sumbangan nasi bungkus dari ibu peduli, yang semakin meneguhkan image bahwa kami waktu itu memang kaum yang selalu berada dalam kondisi serba kekurangan hahahahaha… hanya untuk mengucapkan selamat ulang tahun dan juga sepotong tart yang dengan sangat kurang ajarnya langsung diembat oleh para manusia yang koq bisa bisanya mengaku aktivis mahasiswa itu?? dan dengan tak sopannya hanya menyisakan sebuah lilin untukku sembari menyatakan ini ajah sudah jauh lebih cukup untukmu bung…*$##@#@*

Slide demi slide dari memori itu terus saja tergambar dan berkelebatan sambar menyambar dalam penglihatanku membuatku berfikir bahwa ternyata memang kita takkan pernah dapat mengingkari menolak atau melawan atas segala hal maupun kejadian yang pernah dan akan terjadi pada diri ini sebelumnya dan semakin membuatku tersadar bahwa hidup ini memang ternyata hanya sebuah lintasan,dan kita akan tetap terus berada disitu sampai tiba waktunya untuk finish.

Banda Aceh 17 Desember 2008

(more…)

LOVE

Posted in tak jelas maunya by suararynal on the January 13, 2009

love

Apa itu cinta..mang penting?? Mungkin ini pertanyaan yang amat sangat membosankan bagi siapapun.. betapa tidak, ribuan bahkan jutaan kali pertanyaaan yang sama selalu didengungkan dan dikumandangkan oleh ratusan orang yang mengalaminya

Bukan hanya itu, tidak terhitung banyaknya karya seni baik itu berupa lagu, prosa, puisi atau apapun namanya membahas hal yang satu ini, sehingga menjadikannya sebagai topic yang tak pernah out of date dan anehnya setiap hal yang berkaitan dengan nama yang satu ini selalu disambut dengan rasa antusiasme yang luar biasa.

Padahal seperti kita tahu kata ini hanya berisi 5 huruf dalam bahasa Indonesia, bahkan orang inggris menyebutnya dengan dengan hanya 4 huruf..bayangkan!!?? kata ini bisa membuat , mengubah ataupun menjadikan seseorang tiba-tiba dapat berbalik seratus delapan puluh derajat dari kebiasaannya sehari-hari sehingga tak jarang kitapun terkesima melihat dahsyatnya ha yang telah dilakukan oleh makhluk yang sampai sekarangpun belum dapat didefinisikan dengan jelas.

Tapi mungkin juga karena ketidakjelasannya darinyalah yang membuat nya semakin menarik untuk diteliti, didalami atau bahkan yang lebih menggelikan lagi diseminarkan dengan mendatangkan para pakar yang merasa dirinya berkompeten untuk membahas sosok ajaib ini.

Sebenarnya kata seorang temanku, cinta ini banyak jenisnya,mulai dari cinta anak kepada orang tua, cinta orang tua akan anaknya, cinta sepasang kekasih,  sampai cinta yang agak absurd buatku yakni cinta kepada tanah air (cinta koq sama tanah dan sama air??heheh), tapi yang paling banyak membuatku penasaran adalah cinta sepasang kekasih baik yang berlainan jenis maupun yang sejenis (hiiii) yang memang sering membuatku geleng-geleng kepala

Dibeberapa daerah ataupun Negara,  banyak  kisah cinta yang menjadi legenda rakyat, ambil contoh  misalnya Siti Nurbaya dan Samsul Bahri di Minang yang mempertunjukkan akan kisah kasih yang tak terwujud namun abadi, ataupun cerita lainnya ditatar Pasundandimana disana ada sebuah legenda cinta incest yang sangat terkenal antara Sangkuriang dengan Dayang Sumbi yang kemudian hari diketahui bahwa ia ternyata mencintai ibunya sendiri  dan kemudian berakhir dengan munculnya sebuah gundukan yang diakibatkan kekesalannya karena tak berhasil mewujudkan permintaan Dayang Sumbi untuk membuat danau dan Perahu dalam waktu semalam yang diwujudkannya dengan menendang perahu yang sedianya bakal digunakan untuk mengelilingi danau buatannya sehingga terbang melayang jauh dan jatuh tertelungkup dan kemudian simsalabim jadilah gunung Tangkuban Parahu,  atau kalau mau lebih melanglang buana kenegeri para bule kita dapat membaca atau minimal mendengar karyanya Shakespeare yang kemudian dianggap sebagai maestro karena telah berhasil menciptakan karyanya yangsangat termasyhur itu dengan tittle Romeo dan Juliet untuk kemudian di Indonesia kisah ini digubah dalam bentuk Romi dan Juli (hahahahahaha) .

Melihat pengaruhnya yang luar biasa ini maka kemudian tidaklah mengherankan jika dalam perkembangan selanjutnya,  cinta lantas dipolitisir untuk kepentingan para kapitalis yang kemudian meraup keuntungan besar dan berlipat ganda dengan cara memperdagangkannya dan anehnya… koq ya orang tak pernah tahu kalau dirinya telah dibuai oleh bujuk rayu para pedagang itu ya??

Ah… itukan karena lo belom merasakannya, makanya jadi sok iyeh..begitu kata sobatku ketika diriku mempertanyakan (sebenarnya mentertawainya sih hehehe) dirinya yang seperti orang bengong bin linglung bin bodoh dan bin bin lainya dan dimataku hal itu semuanya memperlihatkan ketidakmampuannya dalam menangkal virus yang sangat berbahaya dan dapat mematikan ini, dan benar-benar mentertawai habis-habisan ketika kemudian dia putus dengan pacarnya yang menjadikan dirinya seolah-olah manusia yang paling malang yang pernah dilahirkan dimuka bumi ini.

Tapi belakangan ini aku mulai bingung,hal-hal yang dialami oleh semua temanku sepertinya mulai menggelayuti diriku, padahal biasanya aku tak pernah peduli sama perasaanku terhadap seseorang, semua kuanggap biasa saja hanya menjadi tempat persinggahan sementara untuk kemudian mencoba melanjutkan perjalananku yang tertunda.

Semua berubah begitu cepat bahkan aku sendiri tak tahu kapan hal ini mulai terjadi, kenapa semua ajian yang selama ini begitu ampuhnya menangkal virus ini menjadi kehilangan daya sensitivitasnya??apa karena yang menjajalku kali ini sudah sangat mumpuni sehingga mampu mengelak dari seranganku? dan mengapa kuda-kuda yang selama ini sangat kokoh tiba-tiba menjadi sangat goyah rapuh dan rentan??sehingga semua serangan yang dilancarkan dapat begitu mudah menohok diriku sehingga terhuyung-huyunglah aku kesudut.

Seorang teman yang kuberi tahu mengenai hal ini malah kemudian balik mentertawaiku (sialan…) katanya rasakan sekarang ,sebentar lagi kau akan mengalami apa yang disebut dengan kelumpuhan jiwa dan mental sehingga tak dapat lagi berfikir jernih dan pembangkangan yang kau lakukan untuk menolaknya malah akan semakin membuatmu semakin tertawan dalam cengkramannya..

Walaupun aku mendebatnya habis-habisan, tapi sebenarnya aku mengakui kebenaran yang terkandung dalam ucapannya, hal-hal yang diutarakannya semakin lama semakin mendekati kebenaran…wadoooh bahaya ne…..kumaha mengatasinya y????

 

 

(more…)

Tahun Baru

Posted in sok nyastra by suararynal on the January 9, 2009