Monthly Archives: August 2010

TUGU TANI

Perempuan itu sungguh hebat..bertahun tahun dia disana, bahkan jauh sebelum aku “diterjunkan” didunia yang penuh dengan keruwetan dan kompleksitas ini, tubuh itu telah ada disana, ditempat yang sama tanpa pernah sekalipun memperdulikan lalu lalang kesibukan yang mengitarinya..

Namun apakah kau pernah berfikir kalau lelaki yang mendampinginya justru yang patut untuk diberi penghormatan yang luar biasa..bayangkan saja, dimana ada kesetiaan yang seperti itu dizaman yang penuh dengan tipu muslihat ini ?? dengan tegar dan kukuh serta tatapan sayang yang menggelora,tak pernah sekalipun kulihat dia melirik kesana sini, padahal yang melintas dihadapannya adalah kaum hawa masa kini yang tentu saja jauh lebih modis,wangi serta canggih, sehingga membuat sang pujaan hatinya tak lebih bagaikan “angkot keor gerlong” berbanding dengan mobil seharga “4 milyar” yang baru saja terjual di pameran otomotif yang katanya international itu..

Dengan bakul yang tak pernah jelas apa isi didalamnya,serta senjata?? (tentara koq pake caping??)  dilengan sang arjuna mereka dengan teguh mencitrakan diri tentang apa itu kesederhanaan dan juga welas asih..satu hal yang jujur saja, kini menjadi suatu hal yang sangat langka dan mungkin cuma bisa didapat dipelosok..(itupun kalo masih ada)..

Masih membayang dalam ingatan disebuah film perjuangan?? seorang bocah saat melewatinya bertanya pada emaknya “makk ini jakarta mak? jakarta koq kayak gini? “(buat yg nongol ditaon 90an maaf klo percakapan ini cuma konsumsi buat yang lebih tua dari kalian hehehe)

Tapi apapun itu tetaplah disana,acuhkan saja para feminis yang mengatakan kalau kau merendahkan diri dan potensi yang dimiliki karena terbatas berkutat pada urusan dapur belaka ,abaikan saja karena tanpa kalian disana,tak akan ada lagi teriakan kondektur bis kota yang menyuarakan TUGU TANI !!…

Permintaan Sederhana

Tuhan..sebagai salah satu dari makhluk ciptaanMU yang berpredikat hamba,tentu tidak ada salahnya kalau aku juga merasa berhak untuk sesekali menginginkan sesuatu yang sebenarnya tidak mustahil dan rumit untuk dapat dipenuhi olehmu yang Maha Kaya, Maha Kuasa dan Maha Mampu itu, walau jujur kuakui.. dalam rapor amalanku,tidak pernah ada capaian yang luar biasa saat melakukan interaksi denganMU yang Maha Agung..

Aku tidak akan meminta untuk diberi kekayaan yang melimpah ruah walau tentu saja tidak akan ada penolakan sedikitpun jika kau menghadiahkannya..

Dan juga diriku tidak akan merengek agar diberikan istri laksana bidadari yang senantiasa siap melayani jika dibutuhkan, tapi kalau kau berfikir aku pantas mendapatkannya, sudah barang tentu tidak akan ada perlawanan maupun pemberontakan apapun dariku..

Jelas.. Pasti tidak akan muncul dalam perbendaharaan daftar permohonan supaya dianugerahi kekuasaan agar dapat menjadi pemimpin negeri, karena seperti telah kusampaikan sebelumnya..prestasi dan juga hubunganku denganmu tidaklah begitu luar biasa, jadi sungguh naif kalo kemudian aku berdoa untuk itu, walau kutau KAU dengan kekuasaanmu yang MAHA itu bisa saja “iseng” menumpahkannya padaku..

saat ini cuma satu permintaan yang diajukan..saat melakukan kunjungan (yang seharusnya rutin kulakukan) untuk beraudiensi, terimalah aku dengan keikhlasan dan kasih sayang disertai dengan senyum tulus penuh keramahan tanpa harus memalingkan wajahMU yang agung itu, walau kita sama sama mengetahui jika didalam buku absensi, jumlah alpa jauh lebih banyak menghiasi lembar lembarnya dibanding centang kehadiran..

mengingat kelakuanku..baru itu saja yang berani kuminta padamu..jika KAU mengabulkannya, rahmat itu sudah lebih dari cukup buatku…

awal ramadhan 1431 H