Perempuan itu sungguh hebat..bertahun tahun dia disana, bahkan jauh sebelum aku “diterjunkan” didunia yang penuh dengan keruwetan dan kompleksitas ini, tubuh itu telah ada disana, ditempat yang sama tanpa pernah sekalipun memperdulikan lalu lalang kesibukan yang mengitarinya..
Namun apakah kau pernah berfikir kalau lelaki yang mendampinginya justru yang patut untuk diberi penghormatan yang luar biasa..bayangkan saja, dimana ada kesetiaan yang seperti itu dizaman yang penuh dengan tipu muslihat ini ?? dengan tegar dan kukuh serta tatapan sayang yang menggelora,tak pernah sekalipun kulihat dia melirik kesana sini, padahal yang melintas dihadapannya adalah kaum hawa masa kini yang tentu saja jauh lebih modis,wangi serta canggih, sehingga membuat sang pujaan hatinya tak lebih bagaikan “angkot keor gerlong” berbanding dengan mobil seharga “4 milyar” yang baru saja terjual di pameran otomotif yang katanya international itu..
Dengan bakul yang tak pernah jelas apa isi didalamnya,serta senjata?? (tentara koq pake caping??) dilengan sang arjuna mereka dengan teguh mencitrakan diri tentang apa itu kesederhanaan dan juga welas asih..satu hal yang jujur saja, kini menjadi suatu hal yang sangat langka dan mungkin cuma bisa didapat dipelosok..(itupun kalo masih ada)..
Masih membayang dalam ingatan disebuah film perjuangan?? seorang bocah saat melewatinya bertanya pada emaknya “makk ini jakarta mak? jakarta koq kayak gini? “(buat yg nongol ditaon 90an maaf klo percakapan ini cuma konsumsi buat yang lebih tua dari kalian hehehe)
Tapi apapun itu tetaplah disana,acuhkan saja para feminis yang mengatakan kalau kau merendahkan diri dan potensi yang dimiliki karena terbatas berkutat pada urusan dapur belaka ,abaikan saja karena tanpa kalian disana,tak akan ada lagi teriakan kondektur bis kota yang menyuarakan TUGU TANI !!…
