Usang Tak Harus Dibuang

Teronggok tepat disudut…tanpa daya, kuasa, apalagi harta…dan karena letaknya yang tidak berada pada posisi strategis itulah yang kemudian menjadikan dirinya luput dari perhatian siapapun yang melewatinya.

Padahal dulu..siapa yang tidak mengenalnya, menggunakan bahkan sesekali menghiasi tubuhnya dengan pernak pernik cantik dan kesemuanya itu tentu saja dilakukan dengan sepenuh hati dan ketulusan.

Namun kini..coba lihat !! hanya kemuraman yang ada ..tak tersisa sedikitpun semua kejayaan yang pernah melekat, yang tampak kini cuma pudar dan lusuh. tak ada lagi yang antusias mengajaknya bercengkrama, membelai, mengusap dengan penuh kelembutan atau hanya sekedar memandangi betapa menawan dirinya.

Semua ratapan itu tak sengaja terdengar olehku saat ia dan kerabatnya meracau lirih, mempertanyakan kenapa manusia begitu mudah dan cepat tergoda akan sesuatu yang baru dan instant..juga betapa mereka tidak pernah mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan akibat beralihnya selera.. walaupun secara jujur kutangkap adanya pengakuan jika tampilan yang ditawarkan oleh pendatang baru jauh lebih simpel dan tidak menyusahkan.

Aku tertarik..dan tak lama kemudian larut dalam perbincangan yang sebenarnya juga tidak terlalu penting penting betul untuk dibahas.

Tapi sial betul…kehadiranku malah jadi bumerang, mereka kompak bersatu melontarkan tuduhan keji padaku seraya mengais ngais persediaan memory lama, dan tak henti mengingatkan akan betapa indahnya masa lalu itu saat kumasih sering mengunjungi dan bermesraan dengan kedua makhluk ini.

Gugatan yang dilontarkan awalnya membuatku tersenyum sinis, karena kufikir mereka hanya cemburu saja akibat semakin tersisih dari hiruk pikuk dunia yang semakin menggila dan penuh dengan absurditas ini.

Tapi..saat diskusi makin lanjut, semakin kusadari bahwa manusia selalu punya kecenderungan untuk melupakan dan meninggalkan sesuatu yang telah dimiliki olehnya saat muncul sosok baru dihadapoannya, walau jelas jika fungsi dan peran yang ditawarkan sebenarnya sama dan sejenis..Namun bukankah hal itu sangat manusiawi dan kodrati??

Jadi… sekarang kuberitahu padamu wahai kawan diskusi imajinerku SAPUTANGAN dan SERBET..tak perlu kau merintih, merengek, apalagi menggugat kaum manusia yang semakin sering mengotori dunia dan mengabaikan peranmu di alam kehidupan.

NIKMATI saja masa pensiunmu tanpa perlu berkeluh kesah, karena anggapan yang berlaku saat ini… TISSUE jauh lebih praktis, mudah, gampang plus tidak ribet dan merepotkan seperti kalian!

walaupun jujur kuakui ada nuansa dan getaran yang hilang..karena dalam soal keintiman,ketulusan dan kesetiaan..kalian memang lebih dahsyat!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s