kawan..sebenarnya sudah lama sekali aku ingin melakukan hal ini, menuangkan deretan huruf satu demi satu hingga membentuk suatu kata yang pada akhirnya
bermuara kepada sebuah..ah maksudku tidak hanya satu tapi kumpulan.. untuk kemudian menjadi suatu tulisan yang menjadikan setiap orang yang membaca akan mengernyitkan keningnya dan terhempas kedalam suatu pemahaman baru dan lantas bergumam…betapa luar biasanya sang pengarang ini..dia mampu membimbing pemikiranku menjadi lebih tercerahkan atau mungkin tersuramkan dalam kehidupanku..
nah kini tibalah saat bagiku untuk melakukan hal itu..tak terbayang rasanya menantikan ragam pemikiran yang ada di kepala ini menjadi bahan perbincangan setiap orang, dan bayangan komentar seperti wow begitu menginspirasi..ataupun inilah tulisan terdahsyat yang pernah saya baca..ataupun saya jadi teringat donat saya yang belum dimakan saat membacanya (??) bersliweran menghiasi media dinegeri kita yang loh jinawi ini
semua peralatan untuk mendukung maha karya ini sudah tersedia..segelas kopi,sebungkus rokok,dan seperangkat alat sholat (maaf komputer maksudnya) sudah terpajang dengan manisnya diatas meja dan memanggil manggilku untuk segera menggelutinya..
dan sekarang tinggal menentukan tema apa yang akan kutuangkan..politik negeri yang semakin carut marutkah? atau masalah cinta? hal yang selama ini selalu membuat semua insan didunia menjadi tak keruan saat mendengar namanya yang eksotis itu dilafalkan..atau moralitas manusia yang makin megkahawatirkan (jamaah..)
dan ternyata proses penentuan pokok masalah itu yang menjadi problem utama,ada pergulatan batin tersendiri saat hendak menuangkan rentetan kata kedalam tulisan..kuakui pengetahuan politik yang kumiliki tidaklah secanggih para politisi senayan dan sekitarnya yang sangat lihay dalam mengolah tata bahasa dan kemudian menjelmakan dirinya dalam pencitraan diri yang menyilaukan dan membingungkan bagi siapapun yang mendengarnya sehingga yang kemudian terdengar hanyalah dengungan berisik yang tak jelas apa isinya dan hanya dapat dimengerti oleh yang melontarkan..jadi tulisan tentang politik pun kemudian tersisih dengan sukses untuk bahan tulisan
kemudian kupikir lagi kawan…apa layak kalau aku menulis tentang cinta? makhluk gaib yang selama ini selalu memusingkan fikiranku..absurd sekali sepertinya kalau kemudian hal yang sama sekali tak bisa kujamah dengan fikiran sederhanaku lalu kutuliskan seolah olah akulah sang pujangga yang luar biasa dalam menganalisis benda yang satu ini..ah kawan..tak beranilah aku..bisa bisa semua yang mengenalku bakal mengolok olok tulisanku yang pastilah tidak jujur itu..
kini tinggal topik terakhir yang tinggal.moralitas..halakh..benda apapula itu??! macam mana kau bisa membahasakan moral kalau kelakuanmu sendiri jauh dari hal yang engkau paparkan..apakah kau mau dihujat jamaah seluruh dunia dan mendapat predikat hipokrit karena semua yang kau sebutkan harus dilakukan sama sekali tak pernah kau lakukan..bahkan kau lirikpun tidak..ah tak beranilah aku menanggung semua siksaan yang bakal ini..
dan akhirnya kuputuskan nanti sajalah aku menulis..kalau aku sudah bisa mennjukkan kalau diriku tidak hanya pintar berkhotbah, tapi juga mampu mengaplikasikan apa yang menjadi bahan ceramahku untuk umat..
dan tanpa ragupun aku memadamkan komputer itu ,dan yang tersisa hanyalah kopi, rokok dan juga asbak yang baru saja ku lap dengan bersih di meja itu..ah kawan kawan setiaku..kau takkan pernah kutinggalkan..marilah kita berkepul ria menikmati malam yang penuh gemintang sambil memikirkannya tema baru apa lagi yang lebih layak untuk kutuangkan jika aku hendak menulis nantinya…
kelapa lima akhir desember 2011