Archive for the ‘sok nyastra’ Category

Post

Tahun Baru

In sok nyastra on January 9, 2009 by suararynal

Post

Kentut….

In sok nyastra on December 16, 2008 by suararynal

kentutbanyak jenisnya..

macam macamnya

tergantung dari apa

dan bagaimana prosesnya

ada yang diam

ada yang berirama

ada yang serak

dan ada juga yang berkuah

kentut….

sebenarnya lambang kesehatan

tapi…

kenapa orang selalu

menganggapnya aib???

 

banda aceh desember 2008

Post

sahabat…

In sok nyastra on December 12, 2008 by suararynal

images44

masih ingatkah kau semua kegilaan yang pernah kita kerjakan

masih terbayangkah kau saat bersama-sama kita bermimpi tentang kebesaran

masih terfikirkah olehmu untuk menggapai semua puncak dunia

masih terlintaskah dalam benakmu hasrat kita bersama menghabisi semua yang kita anggap mapan

masih inginkah kau membagikan semua hartamu jika kau jadi kaya?

sekarang..

kau sudah mapan

kau kaya raya

kau sudah menjelajah dunia

tapi aku tetap ga tau

apakah kau sudah menunaikan janjimu???

atau mungkin tak pernah ingat

tapi tenang saja kawan

walau bagaimanapun dirimu

kau tetap sahabatku…….

 

banda aceh desember 2008

 

 

Read More »

Post

kemarin…

In sok nyastra on November 20, 2008 by suararynal

Post

dimana kita………..??

In sok nyastra on May 16, 2008 by suararynal

dimana kita,…
saat saudara ditembaki
waktu kawan menjahit mulut dan telinga akibat tak dihiraukan oleh rezim yang berkuasa.
ketika sobat untuk makan sekali saja harus memungut sisa makanan yang dibuang kemudian diolah lagi dan dijadikan sekedar pengganjal perut
kala urusan untuk menentukan pakaianpun harus diatur harus menurut selera penguasa
tahukah kita…
kalau kapitalisme begitu mencengkram semua sendi kehidupan
sampai definisi cantik atau gantengpun harus ditentukan oleh pasar
sehingga obat pemutih dan pelangsing begitu laris dijajakan
seperti kacang goreng saja he..he..
pedulikah kita…
akan jumlah hutan negeri yang terus menyusut
pada nasib petani yang terus dipermainkan
pada pendidikan yang semakin mahal
pada hasil bumi yang tak pernah sampe ketangan sendiri
semakin tak terurusnya kaum miskin kota
dan mungkin ribuan atau jutaan kesengsaraan lain yang tak tersebut
sementara….
kaum borjuasi terus bergelimang kemewahan
sibuk menambah mobil atau istri baru
seolah-olah peduli pada rakyat, padahal busuk hatinya
dan sebagian dari kita….
mungkin ada dikafe yang banyak tersebar
minum kopi yang segelas bisa buat makan seminggu
atau didepan komputer dengan segala fasilitasnya
diruangan yang dingin ditemani sekretaris yang seksi
kini saatnya….
dan jangan salahkan
jika saatnya telah tiba…
untuk menunaikan apa yang dikatakan widji tukul
L.A.W.A.N.!!!!!!!!!!!!
bandung 16 maret 2006

Post

dimana nurani??

In sok nyastra on May 16, 2008 by suararynal

dimana nurani…
ketika serombongan anak menadahkan tangan
hanya untuk sedikit menganjal perut yang terus berbunyi
sementara …tak satupun yang memberi
dimana nurani…
saat serombongan pasukan berseragam datang
kemudian dengan gagahnya memporakporandakan bangunan
hanya dengan satu alasan…
demi keindahan kota.
dimana nurani…
waktu seorang ibu dengan wajah yang murung
mengendong anaknya yang sangat kurus
keluar dari rumah sakit tanpa sedikitpun sentuhan medis
cuma karena ngga punya kartu miskin…
nurani..nurani..nurani…
kemana kau bersembunyi
lelah kucari-cari
tak kulihat lagi kau
atau mungkin sudah mati??
bandung 17 maret 2005

Post

mengenang sobron

In sok nyastra on May 15, 2008 by suararynal

kawan..ni ada sebuah puisi dari sobron aidit,sosok yang rasa nasionalismenya tinggi,tapi tersia-sia dinegeri orang,saat ini beliau telah berpulang,tapi percayalah..semangatnya takkan pernah hilang!!!

O R A N G K I T A

Orang Indonesia paling suka ketawa
dalam penderitaan – kemiskinan – kesusahan
perih – sedih – dan sakit hati
sekali-sekali tetap terdengar adanya gurauan
menghantar sesama yang sudah duluan
buat dimakamkan
ada saja bahan tertawaan
dengan matanya yang memancar
berat mengandung beribu pertanyaan
sinar matanya bergelayutan pada diri
orang yang sedang dipandang
entah itu jawaban entah itu teka-teki
mungkin bukan pula dosa
mungkin ketika itu bukan pula pahala

Holland,- 24 November 2002,-