<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>NYOE...ata lon...</title>
	<atom:link href="http://suararynal.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://suararynal.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Sep 2009 07:36:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='suararynal.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/505055b5fa7f69a128ba3b898be55218?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>NYOE...ata lon...</title>
		<link>http://suararynal.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>ODE UNTUK SEORANG KAWAN&#8230;.</title>
		<link>http://suararynal.wordpress.com/2009/09/02/ode-untuk-seorang-kawan/</link>
		<comments>http://suararynal.wordpress.com/2009/09/02/ode-untuk-seorang-kawan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 07:36:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suararynal</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suararynal.wordpress.com/?p=260</guid>
		<description><![CDATA[
Gumpalan asap kecil itu masih terus setia menemani bibir yang semakin lama semakin menghitam, hanya benda itu yang selalu setia menemaninya saat diri merasa kesepian dan ditinggalkan oleh sesuatu yang selama ini telah menjadi kepercayaan hati..ironis memang sosok yang selama ini kupikir kuat tegar dan mampu menghadapi segala persoalan dengan riang ternyata juga rapuh dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suararynal.wordpress.com&blog=3673924&post=260&subd=suararynal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="aligncenter size-full wp-image-261" title="images" src="http://suararynal.files.wordpress.com/2009/09/images.jpeg?w=117&#038;h=134" alt="images" width="117" height="134" /></p>
<p>Gumpalan asap kecil itu masih terus setia menemani bibir yang semakin lama semakin menghitam, hanya benda itu yang selalu setia menemaninya saat diri merasa kesepian dan ditinggalkan oleh sesuatu yang selama ini telah menjadi kepercayaan hati..ironis memang sosok yang selama ini kupikir kuat tegar dan mampu menghadapi segala persoalan dengan riang ternyata juga rapuh dan rentan oleh guncangan.</p>
<p>Saat kudapati dirinya memainkan senar dengan lirih… sudah kuduga kalau ada sesuatu yang aneh, tapi seperti biasa, keangkuhan yang meresap ditubuhnya selalu mencoba untuk menyembunyikan keringkihan itu.dan seperti biasa  pula, ekspresi “seolah olah ceria” yang selalu diperlihatkan, ..jangan pernah mengira itulah yang sebenarnya terjadi, hanya yang benar benar dekat dengannya sajalah yang mampu menyelami hal yang sebenarnya tersimpan dalam jiwa yang yang selalu mencoba untuk tetap kuat itu</p>
<p>Dan seperti biasa… kesombongannya untuk tidak ingin dikatakan lemah tetap dimunculkan, padahal kuyakin dia pasti sedang berusaha untuk mengatakan hal yang selama ini merisaukan dirinya..dan ah..sudahlah..aku tak mau mendesaknya untuk itu.</p>
<p>Harga diri.. itulah satu hal yang selama ini selalu digenggamnya kuat kuat, sehingga wajar saja jika sebagian orang menganggap sebagai sikap keras kepala, dan aku tau pasti kalau manusia satu ini  sebenarnya tak pernah mau dilecehkan oleh siapapun apalagi didepan umum, walaupun.. jika merasa terluka dia akan mampu menyembunyikan untuk menguntapkan kemarahan yang ada dalam hatinya dan takkan pernah terlihat secara kasat mata serta frontal, tetapi adakalanya dia juga tak mampu untuk menahannya</p>
<p>Padahal sebenarnya… jika saja kita bisa untuk mencoba mengerti dirinya, maka bantuan, kasih sayang dukungan bahkan segala apa yang dimilikinya akan dengan mudah mengalir kepada kita totally tanpa pernah sekalipun ada permintaan untuk melakukan hal yang sama padanya, itu kukatakan karena aku pernah mengalaminya hehehehe, pada dasarnya dia hanya cukup untuk dipahami dan bukan dihakimi.</p>
<p>Secara berkelakar dirinya pernah mengatakan padaku bahwa ditempat asalnya, semua orang adalah raja,maka tak ada satupun yang boleh merasa lebih dari yang lainnya,sebuah statement yang kuanggap naïve karena realitas yang ada saat ini bertolak belakang dengan apa yang dikatakannya, feudalism masih tetap ada walau tak pernah tertulis</p>
<p>Aku mengenalnya saat masih bersama sama melakukan perjuangan absurd melawan rezim yang kala itu kami anggap sebagai sumber kegagalan negeri, suatu pilihan yang saat itu buat kami adalah suatu kemutlakan, dan kemudian ketika sejarah kemudian mencatat bahwa hal itu adalah suatu proses keberhasilan, dirinya pun tak pernah menyesali kenapa kemudian malah tak terlibat dalam proses penataan walaupun banyak kawan yang merasa heran kenapa capaian cemerlangnya dibidang pergerakan itu ditinggalkannya begitu saja..dan seperti biasa hanya tawa dan ucapan pendek yang meluncur dari bibirnya ketika aku memprotes sikapnya,  nal…“pahlawan sejati itu adalah yang datang untuk kemudian ditinggalkan” walau.. kutahu jelas kata kata itu  bukanlah murni pemikirannya melainkan hanyalah celotehan  Soe Hok Gie aktivis mahasiswa 66 yang kemudian dengan damai menyerahkan dirinya pada gas beracun semeru..sosok yang sebenarnya pendiam akan tetapi beberapa decade kemudian malah teraniaya substansi akibat interpretasi yang meleset “itulah resiko bisnis dunia kapitalis” saat memoarnya difilmkan oleh seorang bintang film yang menurut persepsi public ganteng dan menjadi idola kaum hawa.</p>
<p>Tapi aku bukanlah orang yang dapat dikelabui dengan begitu mudah akan kepura puraan itu, hal yang menimpanya kali ini nyaris sama dengan 12 tahun lalu saat dirinya<br />
mengalami penyakit yang membuat lelaki manapun pasti akan selalu lemah ketika berusaha mencoba melawannya..apalagi kalau bukan cinta, virus yang membuat siapapun menjadi sosok yang selalu serba salah dalam menghadapinya… dan sikap seperti itulah yang kini tertayang ulang dengan jelas dalam mataku.</p>
<p>Seperti yang lalu..akupun tak ingin menanyakannya, karena kuyakin dirinya pasti terlalu angkuh untuk mengakuinya..sebenarnya aku sudah mulai mencium hal itu mulai dari setahun yang lalu tapi stylenya yang terlalu tertutup dan ditambah lagi dengan anggapan orang yang mengatakan kalau dirinya lamban dalam memulai sesuatu membuatnya jadi sulit untuk terdeteksi, hanya beberapa kabar yang kudengar dari beberapa kawan kalau dirinya sudah setahun ini sedang melakukan “pendekatan” kepada seseorang, membuatku berfikir, baguslah kalau ia sudah mampu melupakan tragedy pahit yang pernah dialaminya dulu dan dalam satu dua pertemuan dengannya aku mulai menangkap pijar pijar kebahagiaan yang dulu meredup bahkan hilang sama sekali</p>
<p>Waktu kutanyakan padanya, seperti biasa dia hanya tertawa dan meringis, rupanya belum ada perubahan sama sekali, jadi mustahil bagiku untuk mengorek pengakuannya tetapi sebenarnya dia tak pernah bisa menipuku,aku tahu apa yang ada dihatimu kawan!!</p>
<p>Tapi sebulan ini aroma kesedihan itu tercium lagi..aku merasa sepertinya dia kembali merasa “tak diterima dengan sepenuhnya”, atau mungkin dia memang tak pernah tahu bagaimana sebenarnya cara menjalin hubungan? Sehingga raut murung itu walau coba disembunyikan tertangkap jelas bagi yang mengenalnya secara dekat</p>
<p>Kembali … hanya gumpalan kabut buatan itulah yang selalu setia menemaninya, entah sampai kapan…..mungkin akan berkurang atau hilang saat kepercayaan dirinya kembali pulih dan berfikir bahwa apa yang dirasakan kalau dia mulai “diacuhkan” itu ternyata salah , hanya yang kutau kalau dia pasti akan terus berusaha untuk meraih apa yang diidamkan hanya mungkin proses menuju arah itu akan sangat lambat dan tak terdeteksi karena kupercaya keyakinan dirinya akan cinta takkan pernah padam satu hal yang jelas untukku kegigihan…aku tahu pasti kalau dia tak akan pernah bermain main dengan cinta, karena makna cinta baginya adalah perbuatan juga sikap dan bukan hanya permainan  kata kata manis belaka!!</p>
<p>dinihari saat ditemani Norah Jones</p>
Posted in 1  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suararynal.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suararynal.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suararynal.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suararynal.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suararynal.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suararynal.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suararynal.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suararynal.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suararynal.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suararynal.wordpress.com/260/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suararynal.wordpress.com&blog=3673924&post=260&subd=suararynal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suararynal.wordpress.com/2009/09/02/ode-untuk-seorang-kawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de0acf0ccd43df6c10df49b478799aa1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suararynal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suararynal.files.wordpress.com/2009/09/images.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">images</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>UPIL&#8230;.</title>
		<link>http://suararynal.wordpress.com/2009/06/07/upil/</link>
		<comments>http://suararynal.wordpress.com/2009/06/07/upil/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 06:24:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suararynal</dc:creator>
				<category><![CDATA[tak jelas maunya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suararynal.wordpress.com/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[iapa sih yang ga tau benda yang satu ini?? dijamin semua dari kita pasti pernah mengenalnya,atau malah sering bercengkrama dan bahkan mungkin bermesraan dengan makhluk ini.
terletak, sebenarnya lebih sering terselip sih&#8230; disela sela rimbunnya tumbuhan yang ada didalam dua buah gua yang dengan gagahnya bertengger dimuka kita..
tak ada yang salah dengan dirinya sebenarnya..kenikmatanlah yang didapatkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suararynal.wordpress.com&blog=3673924&post=252&subd=suararynal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>iapa sih yang ga tau benda yang satu ini?? dijamin semua dari kita pasti pernah mengenalnya,atau malah sering bercengkrama dan bahkan mungkin bermesraan dengan makhluk ini.</p>
<p>terletak, sebenarnya lebih sering terselip sih&#8230; disela sela rimbunnya tumbuhan yang ada didalam dua buah gua yang dengan gagahnya bertengger dimuka kita..</p>
<p>tak ada yang salah dengan dirinya sebenarnya..kenikmatanlah yang didapatkan saat kita berusaha untuk meraihnya..tapi lagi lagi moralitas dan rasa malu?? yang selalu menghambat untuk melakukan aktivitas yang sangat mengasyikkan serta menyehatkan ini..</p>
<p>bentuknya yang mungil dan lucu (kadang bisa dibentuk semau kita..hehehe) merupakan ciptaan yang tak ternilai harganya..apalagi beberapa teman yang kreatif sering dengan manisnya meletakkannya dibawah meja ataupun menjejerkan didinding yang ada disekitarnya&#8230;setelah berhasil menjangkaunya..luar biasa..</p>
<p>lagipula dirinya juga merupakan alarm bagi kita untuk mengingatkan kalau ternyata ada sesuatu yang salah dengan kondisi kita..dia akan mulai mencair apabila kesehatan kita mulai menurun dan akan kembali kebentuk semula saat proses pemulihan sudah mulai berlangsung..</p>
<p>karena itulah tulisan ini didedikasikan untuk sebuah benda mungil yang selalu dianggap memalukan dan menjijikkan..apalagi pelakunya selalu dianggap sebagai orang yang tak pernah mengenal adab yang padahal kita ciptakan sendiri untuk mengganggap dirinya lebih berderajat daripada orang lain..(ahh hipokrit&#8230;)</p>
<p>makanya jangan pernah malu dan ragu untuk melakukan kegiatan yang luar biasa..dijamin takkan pernah kehilangan sensasinya&#8230;</p>
Posted in tak jelas maunya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suararynal.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suararynal.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suararynal.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suararynal.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suararynal.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suararynal.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suararynal.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suararynal.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suararynal.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suararynal.wordpress.com/252/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suararynal.wordpress.com&blog=3673924&post=252&subd=suararynal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suararynal.wordpress.com/2009/06/07/upil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de0acf0ccd43df6c10df49b478799aa1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suararynal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LAPAR&#8230;&#8230;..</title>
		<link>http://suararynal.wordpress.com/2009/04/01/lapar/</link>
		<comments>http://suararynal.wordpress.com/2009/04/01/lapar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 10:58:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suararynal</dc:creator>
				<category><![CDATA[tak jelas maunya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suararynal.wordpress.com/2009/04/01/lapar/</guid>
		<description><![CDATA[Posted in tak jelas maunya       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suararynal.wordpress.com&blog=3673924&post=249&subd=suararynal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Posted in tak jelas maunya       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suararynal.wordpress.com&blog=3673924&post=249&subd=suararynal&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suararynal.wordpress.com/2009/04/01/lapar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de0acf0ccd43df6c10df49b478799aa1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suararynal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bangun Pagi&#8230;</title>
		<link>http://suararynal.wordpress.com/2009/03/06/bangun-pagi/</link>
		<comments>http://suararynal.wordpress.com/2009/03/06/bangun-pagi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 09:28:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suararynal</dc:creator>
				<category><![CDATA[tak jelas maunya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suararynal.wordpress.com/?p=245</guid>
		<description><![CDATA[

Pagi ini, seperti biasanya, suara teriakan ibu kost pada anaknya membangunkan ku. Kusandarkan punggungku ke tembok kamar, dan melihat beker ajaibku yang sangat mepesona suaranya, serta memandang komputer yang berulangkali memutar lagu yang sama sepanjang malam
Inilah kebiasaanku setiap pagi (Selain ngupil tentunya..hehehehe). Bangun pagi hal yang mutlak dilakukan setiap orang yang tak ingin rezekinya di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suararynal.wordpress.com&blog=3673924&post=245&subd=suararynal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span id="more-245"></span></p>
<div class="note_content text_align_ltr direction_ltr clearfix">
<div>Pagi ini, seperti biasanya, suara teriakan ibu kost pada anaknya membangunkan ku. Kusandarkan punggungku ke tembok kamar, dan melihat beker ajaibku yang sangat mepesona suaranya, serta memandang komputer yang berulangkali memutar lagu yang sama sepanjang malam</p>
<p>Inilah kebiasaanku setiap pagi (Selain ngupil tentunya..hehehehe). Bangun pagi hal yang mutlak dilakukan setiap orang yang tak ingin rezekinya di patok ayam. Apalagi kalau bangun siang, mungkin sudah di patok harimau (memangnya harimau matok?). Atau, bagaimana jika bangun malam? Mungkin bapakmu yang matok (pake cangkul).</p>
<p>Banyak hal yang bisa kita dapat di pagi hari. Misalnya saja, sinar mentari pagi yang banyak mengandung vitamin. ato waktu kumasih dibandung&#8230;melihat gadis-gadis karyawan kantoran swasta ber rok ketat dan sepatu hak tingginya, yang berjalan penuh pesona menuju angkot berpenumpang ibu-ibu penuh barang belanjaan dari pasar subuh. Agak tragis memang.</p>
<p>Tapi, itulah pagi. Penuh dengan pesona yang tidak kita dapatkan di siang atau pun malam hari. (ya iya lah, namanya juga pagi!)</p>
<p>Entah kenapa, banyak orang yang mengatakan sulit untuk bangun pagi. Saya kira orang-orang seperti itu tak akan pernah sukses. Bangun pagi saja di anggap sulit. Apa kata dunia?</p>
<p><span class="yshortcuts">Coba</span> bayangkan, lebih sulit mana, bangun pagi atau bangun rumah?? atau bangun dari kubur??</p>
<p>Tentu setelah membaca tulisan ini, anda akan lebih paham dan mengerti kalau BANGUN PAGI ITU MUDAH dan MENYENANGKAN!</p>
<p>So, selamat menikmati pagi dan segala pesonanya.</p>
<p>NB: Udah ah, saya mau tidur lagi.</p>
<p>-Rynal May Fadly-</p></div>
<div class="photo photo_left">
<div class="photo_img"><a rel="nofollow" href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30109236&amp;op=1&amp;view=all&amp;subj=55935316445&amp;aid=-1&amp;oid=55935316445&amp;id=1286169121" target="_blank"><img src="http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs036.snc1/2602_1036251788318_1286169121_30109236_7797640_a.jpg" alt="" /></a></div>
</div>
</div>
Posted in tak jelas maunya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suararynal.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suararynal.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suararynal.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suararynal.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suararynal.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suararynal.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suararynal.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suararynal.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suararynal.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suararynal.wordpress.com/245/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suararynal.wordpress.com&blog=3673924&post=245&subd=suararynal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suararynal.wordpress.com/2009/03/06/bangun-pagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de0acf0ccd43df6c10df49b478799aa1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suararynal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs036.snc1/2602_1036251788318_1286169121_30109236_7797640_a.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>LIKEE and CAE</title>
		<link>http://suararynal.wordpress.com/2009/03/03/likee-and-cae/</link>
		<comments>http://suararynal.wordpress.com/2009/03/03/likee-and-cae/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 04:24:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suararynal</dc:creator>
				<category><![CDATA[macam pengamat aja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suararynal.wordpress.com/?p=239</guid>
		<description><![CDATA[tak sengaja kutemukan kedua kata ini waktu kebosanan melanda melihat tontonan acara televisi yang hanya berkutat pada masalah masalah perselingkuhan, perceraian,kampanye politik yang selalu mempropagandakan kalau tak memilih dia atau partainya maka negara bakal semakin hancur, perang yang tak berkesudahan yang berkecamuk dimana mana dan beragam hal lainnya yang selalu menebarkan kebencian,kemarahan serta aura negative [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suararynal.wordpress.com&blog=3673924&post=239&subd=suararynal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>tak sengaja kutemukan kedua kata ini waktu kebosanan melanda melihat tontonan acara televisi yang hanya berkutat pada masalah masalah perselingkuhan, perceraian,kampanye politik yang selalu mempropagandakan kalau tak memilih dia atau partainya maka negara bakal semakin hancur, perang yang tak berkesudahan yang berkecamuk dimana mana dan beragam hal lainnya yang selalu menebarkan kebencian,kemarahan serta aura negative yang tak berkesudahan,</p>
<p>remote yang sekarang menjadi berada dalam genggamanku pun dapat kuperintahkan untuk menuju satu saluran kesaluran lainnya saat tiba tiba ketika meluncur ke TVRI NAD aku pun terhenti sejenak untuk memperhatikan program apa ini? pengajiankah tapi kenapa bukan hari jumat?</p>
<p>penasaran dengan tayangan ini, kemudian aku mencoba lebih lama untuk bertahan di saluran yang selama ini hanya menjadi pelengkap penderita pada televisiku,dan tanpa disadari jarikupun tak mau bergerak untuk memencet tombol yang ada pada remote digenggamanku.</p>
<p>Acara ini disebut dengan nama Likee Aceh, atau kalau diindonesiakan sama dengan Dzikir ala Aceh yakni petuah petuah yang berisi tentang kebajikan kebajikan dan hal hal yang pantas untuk dilakukan oleh setiap umat manusia yang ada dimuka bumi ini.</p>
<p>disajikan dengan cara seperti bernyanyi dalam irama  menaik dan menurun dan kadangkala diselingi dengan improvisasi improvisasi kecil dari para pelaku semakin membuatnya bertambah greget, dan yang lebih menakjubkan adalah kalau content dari dzikir ini yang sebenarnya sangat berat disajikan dengan ringannya diselingi dengan humor humor yang humanis dan sopan.</p>
<p>Pada TV Aceh salah satu televisi lokal yang ada di Aceh ada acara yang sedikit mirip tapi tak bisa dikatakan sama yakni CAE Aceh atau Syair Aceh, yang disajikan dalam pantun pantun yang penuh dengan sindiran jenaka dan menggelikan, namun tidak ada sama sekali unsur sarkastik disitu.</p>
<p>cara pembacaannya juga menarik, seperti menyanyi,namun intonasi  suara yang dikeluarkan sama sekali enak untuk didengarkan,kadang lirih menyentuh namun tiba tiba dapat berubah seketika menjadi menggelegar dan menghunjam keras.</p>
<p>hal menarik lainnya adalah adanya interaksi antar penonton, mereka juga dapat berpartisipasi mengirimkan cae atau syair yang untuk kemudian akan dibacakan, dan ikut menimbrungi membalas syair lain yang telah dibacakan sebelumnya.</p>
<p>sebenarnya kedua hal ini sudah lazim ada dimasyarakat dan bukan merupakan sesuatu yang baru sama sekali, tetapi tetaplah menjadi alternatif yang menarik saat dunia sudah dipenuhi dengan serbuan serbuan tak jelas yang kesemuanya menjadikan masyarakat menjadi seragam dan tak pernah punya identitas dan pilihan yang jelas selain apa yang telah dibentuk dan ditentukan oleh pasar yang celakanya hanya dikuasai oleh segelintir pemain</p>
<p>budaya budaya lokal seperti inilah yang sebenarnya perlu dijaga,karena budaya lokal bukan berarti hanya busana yang kerap dipakai saat tujuhbelasan tapi kearifanlah yang perlu digali dsi</p>
Posted in macam pengamat aja  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suararynal.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suararynal.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suararynal.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suararynal.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suararynal.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suararynal.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suararynal.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suararynal.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suararynal.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suararynal.wordpress.com/239/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suararynal.wordpress.com&blog=3673924&post=239&subd=suararynal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suararynal.wordpress.com/2009/03/03/likee-and-cae/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de0acf0ccd43df6c10df49b478799aa1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suararynal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>cuma lirik 2</title>
		<link>http://suararynal.wordpress.com/2009/02/17/cuma-lirik-2/</link>
		<comments>http://suararynal.wordpress.com/2009/02/17/cuma-lirik-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 05:20:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suararynal</dc:creator>
				<category><![CDATA[tak jelas maunya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suararynal.wordpress.com/?p=234</guid>
		<description><![CDATA[
Takluk (devosi)
by : KLA Project

Kau, ayu
Bertudung pelangi senja
Anggun tubuh
Harum ratus bunga

Seberkas cahaya merasuk
Seketika berkuasa
Degup jantung mendesah
&#8220;Jatuh daku&#8230;&#8221;
Kau, jernih
Bak air, batin terbaca
Welas asih
Dara tak bernoda
Seberkas cahaya merasuk
Seketika berkuasa
Lidah kelu berucap
&#8220;Luruh daku&#8230;&#8221;
Seribu malaikat berlagu
Ditingkah selaksa harpamu
Nyanyian kalbu, daku dalam genggammu
Oh&#8230;
Posted in tak jelas maunya       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suararynal.wordpress.com&blog=3673924&post=234&subd=suararynal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span id="more-234"></span></p>
<div style="font-family:arial,sans-serif;font-style:normal;font-variant:normal;font-size:18px;line-height:1.25em;font-weight:bold;text-align:left;">Takluk (devosi)</div>
<div style="font-family:arial,sans-serif;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:13px;line-height:1.25em;color:#666666;text-align:left;">by : <a href="http://www.kapanlagi.com/lirik/artis/kla_project">KLA Project</a></div>
<div style="font-family:arial,sans-serif;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:13px;line-height:1.25em;text-align:left;"></div>
<div style="font-family:arial,sans-serif;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:13px;line-height:1.25em;text-align:left;">Kau, ayu<br />
Bertudung pelangi senja<br />
Anggun tubuh<br />
Harum ratus bunga</div>
<div style="font-family:arial,sans-serif;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:13px;line-height:1.25em;text-align:left;">
<p>Seberkas cahaya merasuk<br />
Seketika berkuasa<br />
Degup jantung mendesah<br />
&#8220;Jatuh daku&#8230;&#8221;</p>
<p>Kau, jernih<br />
Bak air, batin terbaca<br />
Welas asih<br />
Dara tak bernoda</p>
<p>Seberkas cahaya merasuk<br />
Seketika berkuasa<br />
Lidah kelu berucap<br />
&#8220;Luruh daku&#8230;&#8221;</p>
<p>Seribu malaikat berlagu<br />
Ditingkah selaksa harpamu<br />
Nyanyian kalbu, daku dalam genggammu<br />
Oh&#8230;</p></div>
Posted in tak jelas maunya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suararynal.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suararynal.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suararynal.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suararynal.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suararynal.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suararynal.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suararynal.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suararynal.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suararynal.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suararynal.wordpress.com/234/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suararynal.wordpress.com&blog=3673924&post=234&subd=suararynal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suararynal.wordpress.com/2009/02/17/cuma-lirik-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de0acf0ccd43df6c10df49b478799aa1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suararynal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dua Tahun Lalu</title>
		<link>http://suararynal.wordpress.com/2009/02/09/dua-tahun-lalu/</link>
		<comments>http://suararynal.wordpress.com/2009/02/09/dua-tahun-lalu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 10:07:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suararynal</dc:creator>
				<category><![CDATA[tak jelas maunya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suararynal.wordpress.com/?p=218</guid>
		<description><![CDATA[
Diruangan inilah aku ada dua tahun yang lalu, tempatnya tidak besar, hanya berukuran tak lebih dari 7 x 7 m,tapi disinilah ku menghabiskan waktu untuk bekerja bersama orang orang luar biasa dan paling menyenangkan yang pernah kutemui.
dari mulai mbak nuri yang lucu tapi tegas, apop yang pendiam tapi tiba tiba suka nyeletuk aneh, wasi yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suararynal.wordpress.com&blog=3673924&post=218&subd=suararynal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="aligncenter size-medium wp-image-224" title="copy-of-img_00261" src="http://suararynal.files.wordpress.com/2009/02/copy-of-img_00261.jpg?w=300&#038;h=224" alt="copy-of-img_00261" width="300" height="224" /></p>
<p>Diruangan inilah aku ada dua tahun yang lalu, tempatnya tidak besar, hanya berukuran tak lebih dari 7 x 7 m,tapi disinilah ku menghabiskan waktu untuk bekerja bersama orang orang luar biasa dan paling menyenangkan yang pernah kutemui.</p>
<p>dari mulai mbak nuri yang lucu tapi tegas, apop yang pendiam tapi tiba tiba suka nyeletuk aneh, wasi yang suka ngomong wadoooh, pak indro yang suka asyik sendiri, lala yang perkasa namun lembut hatinya (halakh..) dan makcik ruhama (baru kutau dia makcikku setelah setaun disini hahaa), adalah sosok sosok awal yang kukenal saat mulai memasuki ruangan yang saat itupun sudah sangat padat merayap.</p>
<p>waktu terus bergulir perputaran pun tak terelakkan, waladi dan dita (kangen juga ma ni anak heheh) tiba, pak indro pun kemudian berpindah ke simeuleu, akan tetapi tak lama kemudian, muncullah seorang perempuan aneh yang sepertinya berniat untuk jadi artis sinetron tapi sayangnya tak ada agency yang berkenan menerimanya hahahaa ( hingga dirinya melampiaskannya dengan membuat kami menderita untuk mendengarkan secara tiba tiba suara celetukan sinetron yang tak jelas juntrungannya bergema diruangan ini ), hingga semakin ramailah tempat ini, namun ditengah keriuhan ini, beberapa sahabat memutuskan untuk melanjutkan karirnya ditempat yang lain, diawali oleh mbak nuri yang hendak melanjutkan kembali studinya,  lantas wasi menyusul karena mendapatkan posisi yang lebih menjanjikan ditempat baru, hingga akhirnya apop &#8220;novi&#8221; surapop meninggalkan kami di ruangan Z ini untuk melakukan sesuatu yang mulia, apalagi kalo bukan <strong>menikah </strong>, dan jadilah ruangan ini semakin sepi..hiks, akan tetapi bagaimanapun hidup harus terus berjalan, karena mereka tetaplah dan akan terus menjadi sahabat yang tak pernah terlupakan..</p>
<p>kecerian demi kecerian yang kurasakan bersama mereka seakan akan tak pernah berhenti sedetikpun, dan hal yang paling kukagumi adalah ditengah canda tawa itu, profesionalitas kerja yang diperlihatkan oleh para pemuda dan pemudi masa lalu ini sangatlah handal (walau jarang sekali mendapat pujian hiks..)</p>
<p>banyak tempat jajanan dan lokasi melepas lelah yang menjadi persinggahan komunitas ini,seakan akan tiada hari  tanpa pernah melewatkan info tentang warung makan mana yang baru saja buka, ataupun pantai indah mana lagi yang baru ditemukan, serta dimana tempat ngopi hari ini</p>
<p>hal hal seperti inilah yang menjadikan kami semua seperti tak pernah merasakan beratnya beban pekerjaan yang ditanggung, mengelola ratusan partner dengan segala bentuk permasalahan dan kompleksitas lainnya. kadang kelelahan terobati saat mendengar wasi tiba tiba berkata wadoooh sambil garuk garuk kepala, ataupun ketika ada suara aneh vika yang tiba tiba meracau seperti yang sering dilakukan oleh artis sinetron kejar tayang, ataupun melihat nardi yang selalu berusaha untuk cool (halakh) serta lala &#8220;my partner in crime&#8221; yang selalu membuzzku untuk kemudian bersama sama mentertawakan orang yang sedang kita hina..</p>
<p>akan tetapi ternyata hidup adalah lintasan dan kita hanya dapat melaluinya hingga tiba pada garis finish,kali ini tibalah giliran orang yang paling berpengaruh diruangan ini (sapa lagi kalo bukan gue hahahahaha) meninggalkan ruangan yang sangat bersejarah ini, ada tawaran yang sangat sayang untuk dilewatkan yang menjadikan dirikupun akhirnya harus membereskan semua yang tersisa sebelum minggat dari ruangan ini</p>
<p>maka kutinggalkan semua, telpon iseng ke ita yang mejanya ada didepanku hanya untuk menanyakan kabarnya, pelototan makcik kala aku mulai melakukan hal aneh, pekikan yudi yang kemayu, skype dengan lala hanya untuk mengatakan oic,celotehan celotehan tak penting dari vika, juga terkikik saat mendengarkan penjelasan emmy yang panjang lebar kepada para partner, tertawanya &#8220;sicantik waladi&#8221;,dan ucapan OIC juga hmmm.. yang sering terdengar tiba tiba dari pak ZZ plus dengan desahan desahan manja ami saat diganggu oleh tetangga sebelah yakni makhluk makhluk aplikasi yang haus belaian itu.</p>
<p>terimakasih untuk persaudaraan dan persahabatan tulus yang pernah dan akan terus berjalan, percayalah kalian semualah orang orang terbaik yang pernah kukenal&#8230;..</p>
Posted in tak jelas maunya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suararynal.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suararynal.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suararynal.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suararynal.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suararynal.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suararynal.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suararynal.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suararynal.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suararynal.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suararynal.wordpress.com/218/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suararynal.wordpress.com&blog=3673924&post=218&subd=suararynal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suararynal.wordpress.com/2009/02/09/dua-tahun-lalu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de0acf0ccd43df6c10df49b478799aa1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suararynal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suararynal.files.wordpress.com/2009/02/copy-of-img_00261.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">copy-of-img_00261</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ADA APA INI??</title>
		<link>http://suararynal.wordpress.com/2009/02/09/ada-apa-ini/</link>
		<comments>http://suararynal.wordpress.com/2009/02/09/ada-apa-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 05:13:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suararynal</dc:creator>
				<category><![CDATA[macam pengamat aja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suararynal.wordpress.com/?p=219</guid>
		<description><![CDATA[
Seminggu yang lalu, sekitar jam 9 malam setelah menyelesaikan rutinitas kerjaku, maka beranjaklah dari aku dari ruangan kantorku melanjutkan perjalanan kerumah sambil membayangkan betapa nikmatnya badan yang sudah kelelahan ini diguyur air untuk membebaskan kegerahan dari udara yang semakin lama semakin panas ini.
Didalam perjalanan pulang, dengan mengendarai motor yang setia mengantar, aku melihat sepasang manusia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suararynal.wordpress.com&blog=3673924&post=219&subd=suararynal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="aligncenter size-full wp-image-220" title="cambuk" src="http://suararynal.files.wordpress.com/2009/02/cambuk.jpg?w=137&#038;h=103" alt="cambuk" width="137" height="103" /><span id="more-219"></span></p>
<p class="MsoNormal">Seminggu yang lalu, sekitar jam 9 malam setelah menyelesaikan rutinitas kerjaku, maka beranjaklah dari aku dari ruangan kantorku melanjutkan perjalanan kerumah sambil membayangkan betapa nikmatnya badan yang sudah kelelahan ini diguyur air untuk membebaskan kegerahan dari udara yang semakin lama semakin panas ini.</p>
<p class="MsoNormal">Didalam perjalanan pulang, dengan mengendarai motor yang setia mengantar, aku melihat sepasang manusia yang dari gaya duduknya bisa dipastikan sedang dimabuk asmara (halakh) sedang berboncengan dengan mesranya dan sangat rapat tanpa ada celah sedikitpun yang dapat dimasuki diantara dua tubuh itu.</p>
<p class="MsoNormal">Aku hanya tersenyum kecil melihatnya karena aku berada tepat dibelakangnya, namun tiba tiba diriku menjadi tercengang saat, sekonyong konyong aku menyaksikan pemandangan yang luar biasa dan membuatku takjub, sang perempuan yang ada dibelakangnya tiba tiba mulai menciumi leher sang laki laki yang menjadi pasangannya, yang kontan saja membuat motor itu jadi sedikit meliuk malu, untuk kemudian menjadikan sang lelaki menjadi jagoan motor dengan hanya menggunakan satu<span> </span>tangan dalam mengendarai dan tangan yang lainnya hanya hanya dapat imajinasikan sendiri kemana (hehehehe)</p>
<p class="MsoNormal">Jauh hari sebelumnya, tepatnya sebulan lalu, saat diriku hendak kembali kebanda aceh setelah mengunjungi ponakanku dilhokseumawe karena sudah kangen untuk melihat kebandelannya, maka diriku menumpang angkutan umum yang disini lazim dengan nama <span> </span>L300,(atau dikota lain dipulau jawa disebut dengan elf),ada kejadian menarik lainnya yang kusaksikan, saat itu aku yang seharusnya mendapat posisi duduk ditengah dan disampingku ada dua orang perempuan yang jika dilihat dari gaya dan prilakunya bisa kusimpulkan kalau mereka adalah mahasiswa, namun  karena aku melihat dijok bagian belakang ada ruang yang lebih lega buatku untuk lebih bisa beristirahat maka pindahlah aku kesana.</p>
<p class="MsoNormal">Karena sudah sangat lelah maka tak lama kemudian terbuailah aku dengan dengan nyamannya dibelakang,diiringi hembusan angin yang mengintip dari jendela yang sedikit terbuka,serta baru terbangun saat mobil berhenti untuk istirahat sebentar sekaligus makan malam, dan kudapatilah didepanku sudah ada laki laki yang entah dia naik dimana sudah duduk dengan manisnya bersama gadis yang cukup manis itu, tapi karena godaan perut yang semakin menggoda maka tak kupedulikan mereka karena bagiku makanan yang disajikan jauh lebih menggoda.</p>
<p class="MsoNormal">Setelah menyelesaikan permohonan cacing yang ada dalam perutku, dan saat hendak kembali kemobil, lamat kudengar mereka berkenalan dan saling menyebutkan namanya, sambil tersenyum kecil dalam hati kubertanya halakh napa ga dari tadi aja ya nanyanya??</p>
<p class="MsoNormal">Dan dalam perjalanan menuju Banda Aceh hal yang kusaksikan adalah tangan sang pejantan sudah melingkari leher sang dara untuk kemudian sang dara merebahkan lehernya dipundak sang lelaki, (secepat itukah??) untuk kemudian leher itu semakin lama semakin tak kelihatan (wadooh),dan hal yang lebih menyeramkan lainnya ternyata pak supirpun ditemani oleh temannya dideretan depan dan menjadi sangat horror bagiku takkala pak supir tiba-tiba menjadi lebih hebat dari Mika Hakkinen saat ia sesekali menyetir dengan satu tangan saja (mantaaap)</p>
<p class="MsoNormal">Ada cerita lain yang dikabarkan sahabatku, saat dalam perjalanan keBanda Aceh dari Medan dengan menumpang bus malam, dirinya dikejutkan tiba tiba dengan elusan elusan tak jelas yang menggerayangi kakinya, kontan saja ia memekik dan anehnya sang laki laki yang duduk disebelahnya seolah olah tidur dengan pulasnya seakan akan tak terjadi apapun, padahal jelas jelas yang dilakukannya adalah sexual harassment!!</p>
<p class="MsoNormal">Tapi bukan itu yang sebenarnya ingin kuceritakan, karena kisah ini sebenarnya sangat tak layak untuk dikonsumsi public, walaupun sebenarnya hal ini mungkin biasa terjadi dikota besar dinegeri ini, tapi peristiwa ini terjadi di Aceh daerah yang sudah mengklaim dirinya dengan nilai nilai islaminya, mempunyai regulasi tersendiri yang dikenal dengan nama syariat islam bahkan dari dulu sudah melekat dengan julukan sebagai serambi mekkah.??</p>
<p class="MsoNormal">Apa yang terjadi dengan wilayah ini? kemana tergerusnya nilai nilai religius yang selama ini ditanamkan, apakah virus globalisasi ( ditambah lagi dengan acara televise yang sama sekali norak!!)sudah begitu kuatnya mencengkram, sehingga sesuatu yang dahulu dianggap ajaib kini sudah jamak??</p>
<p class="MsoNormal">Ingatanku menerawang saat masa kecilku dahulu, saat masih SMA membawa perempuan saja sudah bisa menjadi bahan pertanyaan, apalagi kalau mengembalikannya lebih dari jam 10 malam, bisa dihajar sama orang kampung hehehe.</p>
<p class="MsoNormal">Dahulu walaupun syariat islam belum diformalkan secara legal, masyarakat sangat taat dalam memperhatikan nilai nilai moralitas apa saja yang boleh dilakukan, bahkan saat magrib tiba,dapat dipastikan jalanan seketika akan menjadi lengang dengan sendirinya karena mereka sudah bersiap untuk menunaikan shalat magrib (tak kutemui lagi sekarang hiks..)</p>
<p class="MsoNormal">Namun kini saat semuanya sudah diformalkan secara legal,malah kejadian kejadian ajaib semakin merebak, pemerintah dengan wewenang yang dimiliki dan aparat wilayatul hisbahnya sebenarnya memiliki power yang sangat hebat untuk mencegah hal ini terjadi, namun sayang banyak kebijakan yang dilakukan malah terkesan jauh dari yang diharapkan,dan tidak focus hal ini dapat dilihat dari mulai memusnahkan manekin ditoko pakaian dengan alasan tidak mengenakan jilbab,sampai kemudian ada anggotanya yang berbuat tak senonoh (sangat manusiawi sebenarnya..), membuat wibawa korps ini mulai memudar dihadapan masyarakat,walaupun tidak membuatnya menjadi hilang</p>
<p class="MsoNormal">Namun ada hal yang sedikit menggembirakan diriku, masyarakat kini mulai kembali mencoba menguatkan nilai nilai yang selama ini sempat menghilang, dengan menjadi “polisi syariah” bagi lingkungan sekitarnya dan hal ini terekspos dengan jelas saat dimedia dapat dilihat beberapa kasus pengrebekan pasangan yang tertangkap basah sedang melakukan hal hal yang mereka “inginkan”</p>
<p class="MsoNormal">Dengan gaya seorang pengamatpun aku kemudian mencoba menganalisis apa yang harus dilakukan saat ini, hidupkan kembali kegiatan kegiatan dimeunasah yang selama ini semakin kehilangan gaung, buat jam menonton bagi anak anak sehingga mereka tak dibolehkan lagi menonton setelah magrib tiba (mengingatkanku saat harus kemeunasah saat hendak magrib untuk shalat dan mengaji disana), dan hidupkan kembali suasana kekeluargaan yang hangat untuk memudahkan komunikasi keluarga karena hanya dengan cara itulah informasi dapat saling dibagi.</p>
<p class="MsoNormal">Tapi sayang, gue bukan orang yang punya wewenang untuk hal itu, kawin aja belom,sehingga jika kutawarkan solusi ini pasti jadi bahan celaan teman-temanku yang memang sudah edan dari sononya hahahahah, tapi yang pasti aku rindu masa masa dahulu saat semuanya berjalan dengan rapi, masa masa sebelum konflik yang membuyarkan semuanya dan menjadi semakin bias saat ini….</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Semoga…</p>
Posted in macam pengamat aja  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suararynal.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suararynal.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suararynal.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suararynal.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suararynal.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suararynal.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suararynal.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suararynal.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suararynal.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suararynal.wordpress.com/219/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suararynal.wordpress.com&blog=3673924&post=219&subd=suararynal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suararynal.wordpress.com/2009/02/09/ada-apa-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de0acf0ccd43df6c10df49b478799aa1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suararynal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suararynal.files.wordpress.com/2009/02/cambuk.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">cambuk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tangga Batu</title>
		<link>http://suararynal.wordpress.com/2009/01/23/tangga-batu/</link>
		<comments>http://suararynal.wordpress.com/2009/01/23/tangga-batu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 04:49:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suararynal</dc:creator>
				<category><![CDATA[tak jelas maunya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suararynal.wordpress.com/?p=207</guid>
		<description><![CDATA[Kawan kawan, pemilihan ketua IA UNISBA dimulai sabtu ini, registrasi dimulai pada jam 10 pagi, mohon datang lebih pagi untuk konsolidasi ditangga batu..
Demikian SMS yang kuterima pagi itu, sebuah undangan yang sangat sangat tidak mungkin dapat kupenuhi, mengingat diriku jauh berada dari tempat tujuan yang dimaksud dan hal ini makin diperparah dengan kondisi tabunganku yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suararynal.wordpress.com&blog=3673924&post=207&subd=suararynal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"><img class="aligncenter size-full wp-image-212" title="tangga-batu21" src="http://suararynal.files.wordpress.com/2009/01/tangga-batu21.jpg?w=104&#038;h=78" alt="tangga-batu21" width="104" height="78" />Kawan kawan, pemilihan ketua IA UNISBA dimulai sabtu ini, registrasi dimulai pada jam 10 pagi, mohon<span> </span>datang lebih pagi untuk konsolidasi ditangga batu..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Demikian SMS yang kuterima pagi itu, sebuah undangan yang sangat sangat tidak mungkin dapat kupenuhi, mengingat diriku jauh berada dari tempat tujuan yang dimaksud dan hal ini makin diperparah dengan kondisi tabunganku yang baru saja habis terkuras habis habisan yang lantas menjadikan diriku hanya dapat menyampaikan ucapan selamat bertanding kepada mereka yang memperebutkan posisi itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Membaca kata tangga batu menjadikan ingatanku melayang saat masa masa diriku masih berambut gondrong, berbadan ceking dan tentu saja tetap masih cengengesan,<span> </span>dan saat itulah waktu aku masih sering<span> </span>menduduki deretan batu kali tak jelas yang sebenarnya merupakan lintasan yang dilalui para penuntut ilmu (halakh bahasanya&#8230;) untuk mengejar ketertinggalannya menyerap (walaupun sebenarnya terpaksa sih) lembar demi lembar diktat yang dibawa didalam tas ransel yang koq rata rata bluwek ya??</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Sebenarnya ada tempat yang tidak jauh<span> </span>menariknya untuk menikmati pemandangan yang menyegarkan, yakni ” aquarium”, tetapi duduk ditangga batu menurutku jauh terasa lebih eksotis dan syahdu, apalagi jika sudah mengambil tempat tepat disudutnya sambil mengepulkan asap tembakau yang membuat belanda dan konco-konconya rela mengarungi lautan berbulan-bulan hanya untuk mengambil isi yang terkandung didalamnya apalagi kalau bukan one and only &#8220;clove&#8221; alias cengkeh yang aromanya sangat khas dan menyegarkan itu, sembari menikmati lenggak-lenggok para mahasiswi psikologi, fikom, ekonomi dan tentu saja hukum yang selalu melewati tempat ini saat hendak menuju dekanatnya masing-masing baik untuk urusan akademis ataupun entahlah apa maunya…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Saking termasyhurnya tempat ini , seakan akan ada kerinduan yang memuncak apabila saat mendatangi kampus kemudian tidak menyempatkan diri<span> </span>untuk menggelutinya,walaupun hanya sekedar mengelus elusnya untuk kemudian meninggalkannya dan kemudian menanti giliran dijamah oleh yang lainnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Ingatanku pun kemudian menerawang saat saat pada malam hari dimana kita harus memasang tali temali yang sebenarnya kalau disenggol dikit aja langsung putus, yang dimaksudkan untuk memagari area parkir didepannya (supaya mobil mobil yang hendak memakainya sadar kalau hari ini silahkan cari tempat lain ya…) saat hendak melakukan serangkaian aksi demonstrasi <span> </span>besoknya..(koq kayanya saat itu sering banget ya??) sambil didalam hati masing masing berdoa semoga besok ada cewek cantik yang melihat kita bercuap cuap dengan gagah (walaupun seringkali norak hehehe) untuk kemudian dirinyapun terpana dan berfikir betapa keren dan menariknya cowok yang mulai dari rambut, baju, jeans serta sepatu yang dikenakan olehnya amat sangat tidak memenuhi standar kepantasan bagi<span> </span>para perancang adibusana, dan lalu melangkah untuk menyatakan cintanya dengan lidah terjulur serta liur yang meleleh disekujur tubuhnya&#8230;halakh</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Selain kami para mahasiswa, banyak tokoh ataupun orang yang mengaku tokoh pernah menggulati lapisan demi lapisan batu ini, apalagi saat saat dimana reformasi menjadi most popular word, mereka semua berebutan untuk dapat mengangkanginya dan lantas kemudian dengan berbuih buih dan berbusa busa dari bibir mereka meluncur dengan eloknya <span> </span>kata-kata bahwa ada yang salah dengan negeri ini, dimana ujung ujungnya menyerukan agar segera dilakukan perombakan segera, atau bahkan kalau perlu penghancuran untuk kemudian bersama sama ditata dan disusun ulang.kembali, Kata kata mereka membuatku sangat yakin kalau dalam hati mereka pasti ada kata tambahan yang tak terucap, <strong>“ajak ajak gue ya kalau mau menata”</strong>..dan terbukti sekarang ketika kemudian merekalah yang justru membuat keadaan jauh lebih ribet dari sekarang, tapi sudahlah, biarlah mereka mengkreasikan apa yang mereka inginkan, anggap aja kaya anak TK yang sedang berebutan dan semangat saat hendak membuat asbak dari tanah liat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Tapi hal yang paling membuatku sangat rindu pada tempat itu adalah saat dimana diriku selalu menunggu sesosok perawan yang saat melewati undakan demi undakanya dengan langkah yang cepat tapi tak terburu buru, dan anehnya selalu membuatku kehilangan kata kata dan kemudian hanya bisa terpaku tanpa pernah bisa mengeluarkan semua rapalan rapalan yang telah kupersiapkan dari hasil membaca juga masukan masukan tak berguna dari para komrad yang sialannya selalu melecehkannku dengan mentertawaiku habis habisan saat diriku hanya dapat melongo melihat dirinya berlalu melewatiku begitu saja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Perempuan itu, <span> </span>yang selalu membuatku menjadi orang yang paling kehilangan akal sehat, dan automatically segala kelumpuhan otak pun tiba tiba menyergap, saat dirinya mendekati atau bahkan walaupun hanya sekelebat bayangannya saat melintas jauh didepanku, menjadikan runtuhnya segala kredibilitas diri yang selama ini kubangun dengan susah payah dikampus biru (itu sebutan nama kampusku selain seabrek sebutan lainnya!!)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Masih kuingat saat ia mengenalkan diriku pada ibunya (yang entah kenapa saat itu tiba tiba datang kekampus) tepat ditempat bersejarah itu seusai diriku baru saja selesai berteriak teriak dengan tak jelasnya menuntut perubahan harus segera terjadi, keruan aja  sang ibupun menatapku dengan pandangan aneh dan lantas menatap dirimu seolah olah hendak mengatakan padamu kenapa kau kenalkan aku dengan makhluk yang tak pernah kena air ini??<span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Dan hal lainnya yang paling kukenang adalah saat dirimu mendatangi tenda tempat kita biasa menerima sumbangan nasi bungkus dari ibu peduli, yang semakin meneguhkan image bahwa kami waktu itu memang kaum yang selalu berada dalam kondisi serba kekurangan hahahahaha&#8230; hanya untuk mengucapkan selamat ulang tahun dan juga sepotong <span> </span>tart yang dengan sangat kurang ajarnya langsung diembat oleh para manusia yang koq bisa bisanya mengaku aktivis mahasiswa<span> </span>itu?? dan dengan tak sopannya hanya menyisakan sebuah lilin untukku sembari menyatakan ini ajah sudah jauh lebih cukup untukmu bung…*$##@#@*</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Slide demi slide dari memori<span> </span>itu terus saja tergambar dan berkelebatan sambar menyambar dalam penglihatanku membuatku berfikir bahwa ternyata memang kita takkan pernah dapat mengingkari menolak atau melawan atas segala hal maupun kejadian yang pernah dan akan terjadi pada diri ini sebelumnya dan semakin membuatku tersadar bahwa hidup ini memang ternyata hanya sebuah lintasan,dan kita akan tetap terus berada disitu sampai tiba waktunya untuk finish.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Banda Aceh<span> </span>17 Desember 2008</span></p>
<p><span id="more-207"></span></p>
Posted in tak jelas maunya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suararynal.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suararynal.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suararynal.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suararynal.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suararynal.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suararynal.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suararynal.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suararynal.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suararynal.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suararynal.wordpress.com/207/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suararynal.wordpress.com&blog=3673924&post=207&subd=suararynal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suararynal.wordpress.com/2009/01/23/tangga-batu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de0acf0ccd43df6c10df49b478799aa1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suararynal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suararynal.files.wordpress.com/2009/01/tangga-batu21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tangga-batu21</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LOVE</title>
		<link>http://suararynal.wordpress.com/2009/01/13/love/</link>
		<comments>http://suararynal.wordpress.com/2009/01/13/love/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 11:06:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suararynal</dc:creator>
				<category><![CDATA[tak jelas maunya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suararynal.wordpress.com/?p=186</guid>
		<description><![CDATA[
Apa itu cinta..mang penting?? Mungkin ini pertanyaan yang amat sangat membosankan bagi siapapun.. betapa tidak, ribuan bahkan jutaan kali pertanyaaan yang sama selalu didengungkan dan dikumandangkan oleh ratusan orang yang mengalaminya
Bukan hanya itu, tidak terhitung banyaknya karya seni baik itu berupa lagu, prosa, puisi atau apapun namanya membahas hal yang satu ini, sehingga menjadikannya sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suararynal.wordpress.com&blog=3673924&post=186&subd=suararynal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"><img class="alignleft size-full wp-image-187" title="love" src="http://suararynal.files.wordpress.com/2009/01/love.jpg?w=120&#038;h=120" alt="love" width="120" height="120" /></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Apa itu cinta..mang penting?? Mungkin ini pertanyaan yang amat sangat membosankan bagi siapapun.. betapa tidak, ribuan bahkan jutaan kali pertanyaaan yang sama selalu didengungkan dan dikumandangkan oleh ratusan orang yang mengalaminya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Bukan hanya itu, tidak terhitung banyaknya karya seni baik itu berupa lagu, prosa, puisi atau apapun namanya membahas hal yang satu ini, sehingga menjadikannya sebagai topic yang tak pernah out of date dan anehnya setiap hal yang berkaitan dengan nama yang satu ini selalu disambut dengan rasa antusiasme yang luar biasa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Padahal seperti kita tahu kata ini hanya berisi 5 huruf dalam bahasa Indonesia, bahkan orang inggris menyebutnya dengan dengan hanya 4 huruf..bayangkan!!?? kata ini bisa membuat , mengubah ataupun menjadikan seseorang tiba-tiba dapat berbalik seratus delapan puluh derajat dari kebiasaannya sehari-hari sehingga tak jarang kitapun terkesima melihat dahsyatnya ha yang telah dilakukan oleh makhluk yang sampai sekarangpun belum dapat didefinisikan dengan jelas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Tapi mungkin juga karena ketidakjelasannya darinyalah yang membuat nya semakin menarik untuk diteliti, didalami atau bahkan yang lebih menggelikan lagi diseminarkan dengan mendatangkan para pakar yang merasa dirinya berkompeten untuk membahas sosok ajaib ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Sebenarnya kata seorang temanku, cinta ini banyak jenisnya,mulai dari cinta anak kepada orang tua, cinta orang tua akan anaknya, cinta sepasang kekasih, <span> </span>sampai cinta yang agak absurd buatku yakni cinta kepada tanah air (cinta koq sama tanah dan sama air??heheh), tapi yang paling banyak membuatku penasaran adalah cinta sepasang kekasih baik yang berlainan jenis maupun yang sejenis (hiiii) yang memang sering membuatku geleng-geleng kepala</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Dibeberapa daerah ataupun Negara,<span>  </span>banyak <span> </span>kisah cinta yang menjadi legenda rakyat, ambil contoh <span> </span>misalnya Siti Nurbaya dan Samsul Bahri di Minang yang mempertunjukkan akan kisah kasih yang tak terwujud namun abadi, ataupun cerita lainnya ditatar Pasundandimana disana ada sebuah legenda cinta incest yang sangat terkenal antara Sangkuriang dengan Dayang Sumbi yang kemudian hari diketahui bahwa ia ternyata mencintai ibunya sendiri<span>  </span>dan kemudian berakhir dengan munculnya sebuah gundukan yang diakibatkan kekesalannya karena tak berhasil mewujudkan permintaan Dayang Sumbi untuk membuat danau dan Perahu dalam waktu semalam yang diwujudkannya dengan menendang perahu yang sedianya bakal digunakan untuk mengelilingi danau buatannya sehingga terbang melayang jauh dan jatuh tertelungkup dan kemudian simsalabim jadilah gunung Tangkuban Parahu, <span> </span>atau kalau mau lebih melanglang buana kenegeri para bule kita dapat membaca atau minimal mendengar karyanya Shakespeare yang kemudian dianggap sebagai maestro karena telah berhasil menciptakan karyanya yangsangat termasyhur itu dengan tittle Romeo dan Juliet untuk kemudian di Indonesia kisah ini digubah dalam bentuk Romi dan Juli (hahahahahaha) .</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Melihat pengaruhnya yang luar biasa ini maka kemudian tidaklah mengherankan jika dalam perkembangan selanjutnya, <span> </span>cinta lantas dipolitisir untuk kepentingan para kapitalis yang kemudian meraup keuntungan besar dan berlipat ganda dengan cara memperdagangkannya dan anehnya… koq ya orang tak pernah tahu kalau dirinya telah dibuai oleh bujuk rayu para pedagang itu ya??</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Ah… itukan karena lo belom merasakannya, makanya jadi sok iyeh..begitu kata sobatku ketika diriku mempertanyakan (sebenarnya mentertawainya sih hehehe) dirinya yang seperti orang bengong bin linglung bin bodoh dan bin bin lainya dan dimataku hal itu semuanya memperlihatkan ketidakmampuannya dalam menangkal virus yang sangat berbahaya dan dapat mematikan ini, dan benar-benar mentertawai habis-habisan ketika kemudian dia putus dengan pacarnya yang menjadikan dirinya seolah-olah manusia yang paling malang yang pernah dilahirkan dimuka bumi ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Tapi belakangan ini aku mulai bingung,hal-hal yang dialami oleh semua temanku sepertinya mulai menggelayuti diriku, padahal biasanya aku tak pernah peduli sama perasaanku terhadap seseorang, semua kuanggap biasa saja hanya menjadi tempat persinggahan sementara untuk kemudian mencoba melanjutkan perjalananku yang tertunda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Semua berubah begitu cepat bahkan aku sendiri tak tahu kapan hal ini mulai terjadi, kenapa semua ajian yang selama ini begitu ampuhnya menangkal virus ini menjadi kehilangan daya sensitivitasnya??apa karena yang menjajalku kali ini sudah sangat mumpuni sehingga mampu mengelak dari seranganku? dan mengapa kuda-kuda yang selama ini sangat kokoh tiba-tiba menjadi sangat goyah rapuh dan rentan??sehingga semua serangan yang dilancarkan dapat begitu mudah menohok diriku sehingga terhuyung-huyunglah aku kesudut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Seorang teman yang kuberi tahu mengenai hal ini malah kemudian balik mentertawaiku (sialan…) katanya rasakan sekarang ,sebentar lagi kau akan mengalami apa yang disebut dengan kelumpuhan jiwa dan mental sehingga tak dapat lagi berfikir jernih dan pembangkangan yang kau lakukan untuk menolaknya malah akan semakin membuatmu semakin tertawan dalam cengkramannya..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Walaupun aku mendebatnya habis-habisan, tapi sebenarnya aku mengakui kebenaran yang terkandung dalam ucapannya, hal-hal yang diutarakannya semakin lama semakin mendekati kebenaran…wadoooh bahaya ne…..kumaha mengatasinya y????</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;"> </span></span></p>
<p><span id="more-186"></span></p>
Posted in tak jelas maunya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suararynal.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suararynal.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suararynal.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suararynal.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suararynal.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suararynal.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suararynal.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suararynal.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suararynal.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suararynal.wordpress.com/186/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suararynal.wordpress.com&blog=3673924&post=186&subd=suararynal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suararynal.wordpress.com/2009/01/13/love/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de0acf0ccd43df6c10df49b478799aa1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suararynal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suararynal.files.wordpress.com/2009/01/love.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">love</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>